oleh

Kempupera Salurkan Bantuan Sebesar Rp 9,49 Miliar ke Provinsi Kalbar Guna Unit Rumah Subsidi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) menyalurkan bantuan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) sebesar Rp 9,49 miliar ke Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), yang digunakan untuk 1.367 unit rumah subsidi di daerah tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, pemerintah telah berkomitmen menyediakan hunian berkualitas, terjangkau, dan nyaman, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Bantuan PSU merupakan stimulan bagi pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR yang berkualitas dan dapat dihuni dengan baik,” kata Basuki, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga  PR Bagi Kapolri Baru

Basuki mengatakan, program ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR.

Adapun sebaran bantuan PSU terdiri atas 892 unit Kabupaten Kubu Raya, 96 unit di Kota Pontianak, 66 unit di Kabupaten Landak, 50 unit di Kabupaten Sambas, 139 unit di Kabupaten Ketapang, 124 unit di Kabupaten Melawi.

Baca Juga  Timnas Indonesia Kalah Telak Dari Vietnam 4-0

Senada dengan Basuki, Direktur Jenderal Perumahan Kempupera, Khalawi Abdul Hamid mengatakan penyaluran bantuan PSU bertujuan agar masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi merasa nyaman.

“Bantuan PSU akan kami salurkan kepada pengembang perumahan di Kalimantan Barat sebagai stimulan agar mereka lebih bersemangat membangun rumah bersubsidi untuk masyarakat serta mendorong tercapainya Program Sejuta Rumah,” ujar Khalawi.

Baca Juga  Kempupera Sebut Program Sejuta Rumah Jelang HUT ke-76 RI Telah Capai 515.107 di Seluruh Indonesia

Alokasi anggaran sebesar Rp9,49 miliar akan digunakan untuk pembangunan PSU berupa jalan lingkungan rumah bersubsidi sepanjang 6.133,5 meter yang terdiri dari jalan paving block sepanjang 5.513,5 meter dan beton sepanjang 620 meter.

“Kami targetkan seluruh proses pembangunan PSU rumah bersubsidi di Provinsi Kalimantan Barat dapat selesai pada akhir tahun 2021 ini,” ujar Khalawi. (*/cr2)

Sumber: beritasatu.com

News Feed